Mau Jadi Apa ya Aku nanti?
Desember 6, 2007
Kuliah bentar lagi selesai kira- kira 1 tahun lagi. Wah optimis nich…doakan ya. Udah mulai memikirkan kerja di bidang apa ya aku nanti…………
Kalo bicara soal keinginan aku ingin jadi seorang guru. Kenapa?
1. Kalo jadi guru pulang kerja paling lambat jam 3 sore. Dengan begitu kalo aku udah berumah tangga nanti aku tetap bisa ngurus keluargaku sekaligus kerja. Wah beruntung sekali ya yang jadi suamiku nanti.He…he…he……….
2. Rasanya senang banget lihat ekspresi seseorang yang akhirnya bisa setelah kita ajarkan suatu ilmu kepadanya.
3. Profesi guru adalah profesi yang mulia. Apalagi lihat tuch guru TK atau guru SD Kelas 1 musti sabar luar biasa.
Tapi lihat kondisi sekarang ini menjadi guru tidaklah menjamin kehidupan kita nantinya. Lihat aja tuch nasib guru honorer kerja dari pagi sampai siang gajinya cuma 200 ribu perbulan(di Salatiga).
Ada usulan gak aku harus kerja di bidang apa?
Tapi yang pasti aku percaya Dia pasti akan memberikan pekerjaan yang terbaik untukku mungkin aja lewat usulan teman- teman. Terimakasih. God Bless.
Wah kalau kamu jadi guru, memang asyik sih, tapi penuh dengan pengabdian, dan memang betapa beruntungnya suami kamu (apalagi kalau aku yg jadi hehehe).
Kalau usul mas sih pekerjaan yang sesuai dengan skill dan minatmu, yang penting pekerjaan itu disertai oleh Tuhan maka gaji yang cuma sedikit akan lebih dari cukup daripada pekerjaan yang wah tapi tidak disertai Tuhan.
Percaya deh Tuhan akan kasih pekerjaan yang terbaik buat kamu, tetep semangat.
Tuhan memberkati,
Jasprelao
Blognya lumayan bagus. Fotonya juga cantik (Jangan bilang mas Jasson. He3. Becanda). Tulisan di foto sebaiknya jangan putih. Ga keliatan.
Soal kerjaan, jangan terlalu dipikir dulu. Yang penting kuliah selesai dulu. Jadi guru bagus. Kayaknya di tahun y.a.d. pemerintah akan lebih memperhatikan nasib guru (Tentu saja harus diimbangi kemampuan yang memadai). Mulai tahun-tahun terakhir ini kan mulai digalakkan seritifikasi guru. Kalau ini dilakukan dengan konsekuen, pasti nasib guru tidak seperti … Oemar Bakri. Mudah-mudahan aja. Selamat belajar aja. Kuliah dengan IPK setinggi mungkin, jadi asisten supaya terbiasa berbicara di depan umum, dsb. Sukses!
Mmmmm…guru? Boleh juga. Tapi lebih aplikatif lagi kalo jadi dosen. Sepenglihatan saya, dosen itu orangnya up to date dengan ilmu yang dia tekuni. Jadi, bisa jaga ilmu and bisa nyambi proyek penelitian….. Boleh juga khan???
mas kangen ni…
Guru!!!!
ikut mencerdaskan anak bangsa memang adalh ide yang cukup bagus!!!!kamu merasa prihatin dengan kondisi pendidikan di Indonesia ya!!!!
Salam Bahagia
sepengetahuan saya jadi guru dari sejak jaman bahela tuh penghasilannya yah segitu2 aja…padahal guru yang menciptakan orang bisa jadi apapun yang dicita-citakan “sebelum jadi guru yah jadi murid”
namanya juga mengemban misi mulia he he he